Translate

Buber angkatan

Teman itu >> selalu bisa buat kita ketawa dimanapun tempatnya dan makan apapun* yang ada didepanya!

Jalan-jalan

Teman itu >> selalu eksis dimanapun ada orang foto (habibi) ^_^.

Andika love Reza

Teman itu >> yang bikin kita terlihat seukuran dengan yang lainya :p (reza keliatan ideal kalo disamping andika).

Masa lampau (semester-2)

dari sekian banyak orang diatas, mana yg sampai sekarang face.nya g berubah2???

Herlambang and Rofiqoh

Teman itu >> bisa dijadikan pendamping setia sehidup semati. cirrrrcuitttt...

Jalan2 ke merbabu

Teman itu >> yang ngajak kita sholat dimanapun tempatnya

Fahmi - Habibi

Teman itu >> kadang terlihat sama walaupun jelaaaaas sekali berbeda

Senin, 05 September 2011

Metabolisme otot (proses metabolisme diotot)

Contoh scenario! Misalnya kita dihadapkan pada suatu kasus:

Seorang mahasiswa ingin badan yang kekar seperti artis Ade Ray. Setiap hari latihan di fitnes center, dan menurut instrukturnya, dia harus mengkonsumsi obat metabolik androgen dan injeksi insulin agar ototnya cepat membesar. Suatu saat dia mengalami kejang2 di tempat latihan dan segera dibawa ke IGD rumah sakit.
PROBLEM
•           Apakah fungsi obat androgen dan insulin ?
•           Mengapa dia kejang-kejang ?
•           Mengapa otot dapat membesar ?
•           Metabolisme apa yang terjadi di otot ?
•           Apakah siklus Cori ?
•           Hormon apa saja yang berperan dalam metabolisme otot ?
KINDS
•           Glycogenolysis à Glycolysis à laktat
•           b-oxidation à ketone bodies
•           Krebs (tricarboxylic acid) cycle
•           Branched-chain amino acids (valin, leusin, isoleusin) à glutamin, alanin
•           Creatin phosphate
•           Electron transport chain
•           Calcium regulation
•           Hormone (insulin, glukagon, epinefrin)
•           Glycogenolysis à Glycolysis à laktat
Glycogenolysis merupakan pecahnya glikogen, di otot glikogen sebagai sumber glukosa 6-fosfat untuk proses glikolisis sebagai respon terhadap kebutuhan akan ATP untuk kontraksi otot yang nantinya menghasilkan laktat dikaranakan proses glikolisis melalui anaerob. Glycogenolysis di otot akan meningkat beberapa ratus kali bersamaan dengan dimulainya kontraksi, peningkatan konsentrasi ion Ca2+ intrasel berperan memulai kontraksi dan glycogenolysis.

•           b-oxidation à ketone bodies
b-oxidation yang membentuk Asetil-KoA dapat mengalami beberapa proses yaitu :
1. Seperti asetil-KoA yang berasal dari glikolisis, dan senyawa ini (asetil-KoA)dioksidasi menjadi CO2 + H2O melalui siklus asam sitrat
2.   Menjadi prekursor untuk membentuk kolesterol dan steroid lain.
3.  Di hati, senyawa ini digunakan untuk membentuk badan keton (asetoasetat dan 3-hidroksi butirat) yang merupakan bahan bakar penting pada keadaan puasa lama.
•           Krebs (tricarboxylic acid) cycle
Adalah serangkaian reaksi di mitokondria yang mengoksidasi gugus asetil pada asetil-KoA dan mereduksi koenzim yang ter-reoksidasi melalui rantai transpor elektron yang berhubungan dengan pembentukan ATP. Siklus Krebs ini ikut serta dalam glukoneogenesis yang merupakan proses mengubah prekusor nonkarbohidrat menjadi glukosa atau glikogen. Substrat utamanya adalah asam-asam amino glukogenik, laktat, gliserol, dan propionat yang nantinya diubah menjadi glukosa.
•           Branched-chain amino acids (valin, leusin, isoleusin) à glutamin, alanin
Alanin akan dikeluarkan bnyak oleh otot rangka pada keadaan puasa, jauh melebihi konsentrasinya di protein otot yang sedang dikatabolisme. Alanin dibentuk melalui transaminasi piruvat yang dihasilkan oleh glikolisis glikogen otot, dan di ekspor ke hati tempat zat ini menjadi substrat bagi glukoneogenesis setelah transaminasi kembali menjadi piruvat. Ini merupakan suatu cara tidak langsung pemanfaatan glikogen otot untuk mempertahankan glukosa darah dalam keadaan puasa. ATP yang dibutuhkan untuk sintesis glukosa dari piruvat di hati berasal dari oksidasi asam lemak.
•           Creatin phosphate
Kreatin fosfat mencegah deplesi (pengosongan) cepat ATP dengan cara menyediakan fosfat berenegi tinggi yang dapat digunakn untuk membentuk kembali ATP dari ADP. Kreatin fosfat dibentuk dari ATP dan kreatin pada saat ATP beristirahat dan kebutuhan akan ATP tidak terlalu besar. Jadi, jika otot pada kondisi metabolisme cepat dan tidak ada oksigen maka otot memperoleh energi dari kreatinin fosfat.
•           Calcium regulation
Ca2+ berperan dalam kontraksi otot jika kadar Ca2+ dalam otot berlebih maka akan menyebabkan kejang yang dapat disebut dengan tetani.
•           Hormone (insulin, glukagon, epinefrin)
Hormon insulin berperan dalam mengatur glukosa darah. Hormon ini dihasilkan sel  pilau langethans  di pankreas sebagai respon terhadap hiperglikemia. Hormon glukagon bekerja berlawanan dengan efek insulin, Glukagon adalah hormon yang dihasilkan oleh sel α pulau pankreas. Sekresinya dirangsang oleh hipoglikemia. Di hati, glukagon merangsang glikogenolisis dengan mengaktifkan fosforilase. Selain itu, glukagon juga meningkatkan glukoneogenesis dari asam amino dan laktat. Epinefrim disekresikan oleh medula adrenal akibat rangsangn yang menimbulkan stres (rasa takut, kegembiraan, perdarahan, hipoksia, hipoglikemia, dsb) dan menyebabkan glikogenolisis di hati dan otot karena stimulasi fosforilase. Di otot, glikogenolisis menyebabkan peningkatan glikolisis, sedangkan di hati hal ini menyebabkan pembebasan glukosa ke dalam aliran darah.
 
Siklus cori
Glikogen diotot di ubah menjadi glukosa setelah melalui proses glikolisis anaerob akan menjadi laktat dan menghasilkan sedikit ATP. Laktat diangkut ke hati yang merupakan tempat laktat diubah kembali menjadi glukosa melalui proses glukoneogenesis dengan bantuan ATP hasil dari oksidasi asam lemak. Siklus Cori membutuhkan enzim laktat dehidrogenase. Tanpa O2 proses akan berhenti di asam laktat. Timbunan asam laktat di pembuluh darah akan menyebabkan asidosis metabolik jika banyak tertimbun di otot akan menyebabkan pegal, capek.


PENGARUH HORMON
•         Insulin :
–        asam amino à protein
–        Glukosa à CO2+H2O
–        Glukosa àglikogen (hepar+otot)
–        Glukosa à TG (Triasil gliserol)
•         Glukagon àglukoneogenesis+glikogenolisis
•         Epinefrin à glukosa, asam lemak
•         Androgen à enhance muscle mass. Androgen adalah hormon  kelamin terutama pada laki-laki. Jika terlalu banyak pada wanita akan menyebabkan wanita berkumis, rambut lebat, sedangkan jika terlalu banyak pria akan menyebabkan banyak jerawat. Androgen berperan dalam memperbsar otot.
Hormon-hormon ini mempunyai peran untuk membantu mempercepat pembentukan glukosa menjadi ATP.  


Tiga sumber energy :
             Kreatin Phosphat àADP secara anaerob
             Glukosa à asam laktat (secara anaerob)
             Glikogen, gliserol, asam amino tertentu yang mempunyai rantai glukosa (aerob).
Sumber utama energy adalah glukosa dan O2. Pada orang yang berpuasa sumber energinya menggunakan bahan selain karbohidrat misalnya saja asam lemak yang nantinya diubah menjadi glukosa ini disebut dengan glukoneogenesis.
Pergerakan myofibril tergantung dari jumlah ATP. Pada waktu istiraht, glukosa diubah menjadi glikogen yang dipengaruhi oleh saraf parasimpatis. Pada waktu melakukan aktivitas akan terjadi glikolisis piruvat yang nantinya membentuk laktat dan kemudian dibawa ke liver. Saat ketakutan dipengaruhi oleh saraf simpatik yang memacu denyut jantung cepat, rasa lapar (karena insulin naik), dan otot menjadi tegang.


Anatomi fisiologi telinga

Telinga Dibagi Menjadi 3 Bagian
• telinga luar
• telinga tengah
• telinga dalam

Telinga Luar terdiri dari
• aurikel (pinna)
terbuat dari kartilago yang dibungkus oleh kulit
• saluran (canal)
terowongan yang masuk ke dalam tulang temporal
• terdapat kelenjar cerumen (yg berfungsi untuk menjaga gendang telinga lentur dan menangkap debu)

Telinga Tengah
• terdapat rongga udara dalam tulang temporal
• gendang telinga, bergetar saat adanya gelombang udara
• gelombang udara disalurkan melalui 3 tulang auditory; malleus, incus, stapes. Stapes meyalurkan transmisi getar ke telinga dalam yang berisi cairan pada oval window
• tuba eustachian atau saluran auditory mrp sambungan dari telinga tengah ke
nasopharing

Telinga Dalam
• telinga dalam mrp rongga di dalam tulang temporal dikenal dengan tulang labirint.
• cairan antara tulang dan membran disebut cairan perilimph dan yang terdapat di dalam membran disebut cairan endolimph
• struktur membran disebut cochlea yang berkaitan dengan pendengaran dan utricle,
saccule, semi circural canal berkaitan dengan keseimbangan
• telinga dalam
• cochlea berbentuk seperti rumah siput yang terdiri dari 3 saluran.
• saluran tengah berisi organ reseptr untuk pendengaran yaitu organ corti (organ spiral)
reseptor ini dikenal sebagai sel rambut yang berisi akhir saraf kranial 8.
• proses pendengaran
• proses pendengaran meliputi transmisi getar dan impuls saraf, ketika gel.suara masuk ke saluran telinga, getaran disampaikan melalui: gendang telinga, melleu, incus, stapes, ovalwindow, perilimph, endolimph dalam cochlea dan sel rambut dari organ corti
• dari sel rambut dihasilkan impuls yang dibawa oleh saraf viii ke otak.
• area auditory untuk pendengaran dan interpretasi ada di lobus emporal cortex serebri.
• keseimbangan
• utricle dan saccule mrp membran antara cochlea dan semicircular canal, yg berisi sel
rambut yang menempel pada struktur gelatin tdd: otolith dan kristal calcium karbonat
• sel rambut bengkok sbg respon thd penarikan gravitasi pada otolith sbg akibat dari perubahan posisi kepala
• impuls dihasilkan dan dibawa oleh cabang vestibular saraf cranial viii ke cerebellum, otak tengah dan lobus temporal cerebrum
• cerebellum dan otak tengah menggunakan informasi ini untuk menjaga keseimbangan

STRUKTUR TELINGA
• Telinga luar dan tengah, menyalurkan gelombang suara dari udara ke telinga dalam yang berisi cairan, untuk memperkuat energi suara.
• Telinga dalam berisi dua system sensorik yang berbeda : kohlea mengandung reseptor yg mengubah gelombang suara menjadi impuls saraf sehingga kita bisa mendengar dan apparatus vestibularis, yg penting untuk sensasi keseimbangan.
• Telinga luar dan tengah mengubah gelombang suara dari hantaran udara menjadi getaran cairan di telinga dalam.

• Telinga luar :
1. Pina
2. Meatus auditorius eksternus
3. Membran timpani

• Pina :
Suatu lempeng tulang rawan yg dibungkus kulit, mengumpulkan gelombang suara dan menyalurkannya ke saluran telinga bagian dalam.
• Meatus auditorius eksternus :
Merupakan saluran yg dijaga oleh rambut2 rambut halus. Kulit yg melapisi saluran telinga mengandung kelenjar keringat yg menghasilkan serumen.
• Membran timpani :
Membran tipis yg teregang menutupi pintu masuk ketelinga tengah
• Tuba eustachii :
Yang menghubungkan telinga tengah ke faring. Dalam keadan tertutup, tapi dapat dibuat terbuka, bila mengunyah, menguap atau menelan.
• Telinga tengah :
Memindahkan getaran dari membrane timpani ke cairan telinga dalam. Pemindahan lebih mudah krn ada tulang maleus, incus dan stapes.Maleus melekat ke membran timpani, dan stapes melekat ke jendela oval

PEMERIKSAAN TONUS DAN REFLEKS

Tonus (otot) adalah kontraksi otot yang selalu dipertahankan keberadaannya oleh otot itu sendiri. Sedangkan yang dimaksut dengan refleks adalah gerak yang tidak disengaja atau tidak disadari. Impuls yang menyebabkan gerakan ini disampaikan melalui jalan yang singkat dan tidak melalui otak. Urutannya sebagai berikut IMPULS–>RESEPTOR/INDRA–>SARAF SENSORIK–>SUMSUM TULANG BELAKANG–>SARAF MOTORIK–>EFEKTOR/OTOT.

liat video pemeriksaan : TONUS OTOT.FLV

1.       Pemeriksaan tonus otot
Pemeriksa harus menggunakan kedua tangannya.  Pemeriksa menggerakan secara pasif  lengan bawah sendi siku dan tungkai bawah di sendi lutut berulangkali secara perlahan kemudian secara cepat. Tahanan yang terasa oleh pemeriksa sewaktu menekuk dan meluruskan bagian anggota tubuh harus dinilai menurun, normal atau meningkat. Tonus yang meningakt dirasakan dengan tingkat kesulitan dalam menekuk dan meluruskan lengan bawah sendi siku dan tungkai bawah di sendi lutut. Sedangkan jika tonus hilang, tidak terasa ada hambatan waktu menekuk dan meluruskan lengan bawah sendi siku dan tungkai bawah di sendi lutut.

2.       Pemeriksaan refleks fisiologis
Yang dimaksud adalah muscle strech reflexes, gerak yang muncul sendiri akibat rangsangan terhadap tendo atau periosteum atau kadang-kadang terhadap tulang, sendi facia atau aponeurosis. Yang menimbulkan refleks adalah muscle strech. Rangsangan tendo tersebut paling mudah diberikan pada tendo. Oleh karena rangsangan disalurkan melalui organ sensorik yang lebih dalam misalnya gelendong neuromuskular maka ada pula yang menyebutnya sebagai refleks propioseptif

3.       Dasar pemeriksaan refleks
a.       Alat yang digunakan adalah refleks hammer yang umumnya terbuat dari karet.
b.      Penderita harus dalam posisi yang seenak-enaknya dan santai. Bagian tubuh yang akan diperikasa harus dalam posisi sesuai sehingga gerakan refleks otot yang terjadi akan muncul dengan optimal.
c.       Rangsangan harus diberikan secara cepat, langsung dan kerasnya tetap dalam batas ambang, tidak perlu terlalu keras.
d.      Sifat reaksi tergantung tonus otot, maka tonus yang diperiksa harus dalam keadaan sedikit kontraksi. Jika akan membandingkan refleks kiri dan kanan maka posisis ekstremitas harus simetris.
4.       Penilaian hasil pemeriksaan refleks
Kriteria kuantitas yang dipakai:
0      = negatif
+1 = lemah (dari normal)
+2 = normal
+3 = meninggi, belum patologik
+4 = hiperaktif, sering dosertai klonus, sering merupakan indikator suatu penyakit

5.       Jenis-jenis pemeriksaan refleks
a.       Pemeriksaan refleks biceps
·         Penderita duduk dengan santai
·         Lengan dalam keadaan lemas, lengan bawah dalam posisis antara fleksi dan ekstensi serta sedikit pronasi
·         Siku penderita diletakkan pada tangan atau lengan pemeriksa
·         Pemeriksa meletakkan ibu jarinya diatas tendo biceps, kemudian pukul ibu jari tadi dengan refleks hammer. (tanpa menggunakan ibu jari juga bisa, agar rangsangan lebih terasa)
·         Reaksi utama adalah kontraksi otot biceps dan kemudian fleksi tangan bawah.
·         Oleh kareana biceps juga merupakan supinator untuk lengan bawah maka sering pula muncul gerakan supinasi
·         Apabila refleks meninggi maka zona refleksogen akan meluas dan refleks biceps dapat muncul dengan megetuk klavikula
·         Jika refleks meninggi maka akan disertai juga oleh gerakan fleksi pergelangan tangan serta jari-jadi dan adduksi jari
·         M. Biceps brachii dipersarafi oleh n. Muskulokutaneus (C5-C6)

b.      Pemeriksaan refleks triceps
·         Penderita duduk dengan santai
·         Lengan penderita diletakkan diatas lengan pemeriksa
·         Lengan penderita dalam keadaan lemas, relaksasi sempurna
·         Pukul tendo triceps lewat fossa olecrani dengan refleks hammer
·         Triceps akakn berkontraksi dengan sedikit meyentak yang dapat dirasakan oleh penderita dan juga oleh tangan pemeriksa yang memegang tangan penderita.
·         M. Triceps dipersarafi oleh n. Radialis (C6-C8), preses refleksi melalui C7

c.       Pemeriksaan refleks brachiradialis
·         Penderita duduk dengan santai
·         Lengan penderita diletakkan diatas lengan pemeriksa
·         Pukul tendo brachioradialis bagian dital dengan menggunakan refleks hammer
·         Akan timbul gerakan menyentak pada lengan
·         M. Brachioradialis dipersarafi oleh n. Radialis melewati C8

d.      Pemeriksaan refleks klefsor jari tangan
·         Pemeriksaan ini juga disebut Wanterberg’s sign
·         Penderita duduk santai, tidak tegang
·         Tangan penderita dalam posisi setengan supinasi, tangan diletakkan di atas meja atau permukaan benda lain yang padat dan jari-jari dalam posisi fleksi ringan
·         Pemeriksa meletakkan jari telunjuk dan jari tengahnya pada permukaan tangan penderita di bagian jari
·         Punggung jari pemeriksa dipukul secara ringan tapi cepat, dengan permukaan refleks hammer yang datar
·         Reaksinya adalah fleksi keempat jari tangan penderita secara fleksi ibu jari bagian distal
·         Pada umumnya refleks ini paling sulit ditimbulkan terutama bagi pemeriksa yang belum berpengalaman
·          Refleks ini dianggap sebagai salah satu refleks terpenting pada tangan/lengan

e.      Pemerikasaan refleks patela/kuadriceps
·         Penderita dalam keadaan duduk dengan kaki terjuntai
·         Daerah kira dan kanan tendo diraba terlebih dahulu untuk menetapkan daerah yang tepat
·         Tangan pemeriksa yang satu memegang paha penderita bagian distal, dan tangan yang lain memukul bagian tendo patela dengan refleks hammer secara cepat
·         Otot kuadriceps akan berkontraksi, tungkai bawah akan bergerak menyentak dan kemudian berayun sejenak
·         Apabila dengan cara diatas sulil, maka suruh penderita untuk tangannya berpegangan
·         Kemudian diminta untuk menarik kedua tangannya
·         Pukul tendo patela ketida penderita menarik tangnnya. Cara ini disebut reinforcement

f.        Pemeriksaan refleks archiles
·         Penderita duduk dengan tungkai terjuntai atau berbaring atau dapat pula penderita berlutut sehingga sebagian tungkai bawah dan kakinya terjulur ke luar
·         Pemeriksa sedikir meregangkan tendo archilles dengan cara menahan ujung kaki ke arah dorsofleksi
·         Tendo archilles dipukul dengan refleks hammer
·         Akan muncul gerakan fleksi kaki yang menyentak
 

Cara Menurunkan Tekanan Darah atau Hipertensi

Cara Menurunkan Tekanan Darah atau HipertensiKuansing Post ~ Tekanan darah tinggi atau hipertensi biasa terjadi pada diri kita, Tekanan darah yaitu tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya terdapat dua angka yang akan disebut oleh dokter. Misalnya dokter menyebut 140-90, maka artinya adalah 140/90 mmHg. Angka pertama (140) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung atau pada saat jantung berdenyut atau berdetak, dan disebut tekanan sistolik atau sering disebut tekanan atas. Angka kedua (90) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastolik atau sering juga disebut tekanan bawah.
Untuk menurunkan tekanan darah darah pada tubuh kita,ini ada beberapa buah dan sayur yang dapat menurukan,seperti dilansir Liverstrong antara lain :
1. Buah bit
Penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Barts and London Medical School dan Queen Mary University of London menunjukkan minum jus bit dapat menurunkan tekanan darah. Ini karena buah bit mengandung nitrat yang bisa membantu menurunkan tekanan darah.
Mekanisme kerja yang terjadi adalah kadar nitrat anorganik di dalam buah bit akan diubah menjadi gas oksida nitrat saat dimakan. Gas ini akan membuat pembuluh darah terbuka dan rileks, sehingga tekanan darah seseorang menjadi turun. Namun efek ini lebih jelas terlihat pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan.
2. Bayam
Folat, yaitu vitamin B yang larut yang ditemukan pada bayam dan brokoli juga dapat menurunkan tekanan darah. Ilmuwan dari Policlinico di Modena, Italia, mengeksplorasi efek folat pada tekanan darah pada wanita menopause.
Peserta menerima 15 mg folat atau plasebo selama tiga minggu. Para ilmuwan melaporkan pada European Journal of Clinical Nutrition bahwa kelompok folat mengalami penurunan yang signifikan pada tekanan darah dibandingkan dengan kelompok plasebo.
3. Buah jeruk
Sebuah penelitian dilaporkan dalam jurnal Hipertensi edisi bulan April 2005. Ilmuwan dari St George’s Medical School di London meneliti efek dari sitrat kalium yang ditemukan dalam pisang dan buah jeruk, serta kalium klorida dari suplemen. Ilmuwan menemukan bahwa kedua bentuk kalium tersebut efektif dalam menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi tahap 1.
4. Pisang
Penemuan yang dilaporkan dalam jurnal Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases edisi Desember 2009 menyelidiki dampak suplemen magnesium pada orang dewasa yang kelebihan berat badan.
Peneliti menemukan bahwa partisipan dengan tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 dan diastolik antara 90 dan 99 dengan mengonsumsi magnesium 300 mg selama 12 minggu, mengalami penurunan tekanan darah dibandingkan dengan plasebo. Magnesium banyak terdapat pada buah pisang, apel, jeruk dan pir.

Disadur dari : http://kuansing*com/2011/03/21/cara-menurunkan-tekanan-darah-atau-hipertensi-1309.aspx

SELF ESTEEM, SELF CONFIDENCE, PRIDE

Dua orang lelaki yang datang bertamu ke rumah seorang bijak tertegun keheranan. Mereka melihat si orang bijak sedang bekerja keras. Ia mengangkut air dalam ember kemudian menyikat lantai rumahnya. Keringatnya deras bercucuran. Menyaksikan keganjilan ini salah seorang lelaki ini bertanya, ''Apakah yang sedang engkau lakukan hai orang bijak?''
Orang bijak menjawab, ''Tadi aku kedatangan serombongan tamu yang meminta nasihat kepadaku. Aku memberikan banyak nasihat yang sangat bermanfaat bagi mereka. Merekapun tampak puas dan bahagia mendengar semua perkataanku. Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba aku merasa menjadi orang yang hebat. Kesombonganku mulai bermunculan. Karena itu, aku melakukan pekerjaan ini untuk membunuh perasaan sombongku itu.''
Para pembaca yang budiman, sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua yang benih-benihnya sering muncul tanpa kita sadari. Di tingkat terbawah, sombong sering disebabkan karena faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebih cantik, dan lebih terhormat daripada orang lain.
Di tingkat kedua, sombong sering disebabkan faktor kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, lebih bijaksana dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.
Di tingkat ketiga, sombong sering disebabkan faktor kebaikan. Kita seringkali menganggap diri kita lebih berakhlak, lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.
Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan ini, semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi akan sangat mudah terlihat tetapi sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih yang halus di dalam hati kita.
Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan dan tidak pada tempatnya. Pada tataran yang wajar, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga diri (self-esteem) dan kepercayaan diri (self-confidence). Namun, begitu kedua hal ini berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah berada sangat dekat dengan kesombongan. Bahkan, seringkali batas antara bangga dan sombong tak terlalu jelas.
Diri kita sebenarnya terdiri atas dua kutub, yaitu ego di satu kutub dan diri sejati di lain kutub. Pada saat dilahirkan ke dunia, kita sepenuhnya berada dalam kutub diri sejati, kita lahir dalam keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Kita sama sekali bebas dari materi apapun. Tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, kita mulai memiliki berbagai kebutuhan materi. Bahkan, lebih dari sekedar yang kita butuhkan dalam hidup, kelima indra kita selalu mengatakan bahwa kita membutuhkan yang lebih banyak lagi.
Perjalanan hidup seringkali mengantarkan kita menuju kutub ego. Perjalanan inilah yang memperkenalkan kita kepada kesombongan, kerakusan, serta iri dan dengki. Ketiga sifat ini adalah akar segala permasalahan yang terjadi dalam sejarah umat manusia.
Perjuangan melawan kesombongan sebenarnya adalah perjuangan menarik diri kita ke kutub diri sejati. Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala bentuknya ada dua perubahan paradigma yang perlu Anda lakukan. Pertama, Anda perlu menyadari bahwa hakikat manusia adalah diri sejati, kita bukanlah makhluk fisik tetapi makhluk spiritual.
Diri sejati kita adalah spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah syarat kita untuk hidup di dunia. Kita lahir tanpa membawa apa-apa, dan kita mati pun tanpa membawa apa-apa. Pandangan seperti ini akan membuat Anda melihat siapapun sebagai manusia yang sama. Anda tidak akan lagi tertipu oleh penampilan, kecantikan, dan segala ''tampak luar'' yang lain. Yang kini Anda lihat adalah ''tampak dalam.'' Pandangan seperti ini sudah pasti akan menjauhkan Anda dari berbagai kesombongan.
Kedua, Anda perlu menyadari bahwa apapun perbuatan baik yang Anda lakukan, semuanya itu semata-mata adalah untuk diri Anda sendiri. Anda menolong orang untuk kebaikan Anda sendiri. Anda memberikan sesuatu kepada orang lain adalah untuk Anda sendiri.
Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi: Energi yang Anda berikan kepada dunia tak akan pernah hilang. Energi itu akan kembali kepada Anda dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang Anda lakukan pasti akan kembali kepada Anda dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, perasaan bermakna maupun kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat baik pada orang lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri. Kalau begitu, apalagi yang harus kita sombongkan?

Kisah Orang Tua Bijak

Pernah ada seorang tua yang hidup di desa kecil. Meskipun ia miskin, semua orang cemburu kepadanya karena ia memiliki kuda putih cantik. Bahkan raja menginginkan hartanya itu. Kuda seperti itu belum pernah dilihat orang, begitu gagah, anggun dan kuat.

Orang-orang menawarkan harga amat tinggi untuk kuda jantan itu, tetapi orang tua itu selalu menolak : "Kuda ini bukan kuda bagi saya", katanya : "Ia adalah seperti seseorang. Bagaimana kita dapat menjual seseorang. Ia adalah sahabat bukan milik. Bagaimana kita dapat menjual seorang sahabat ?"
Orang itu miskin dan godaan besar. Tetapi ia tidak menjual kuda itu.

Suatu pagi ia menemukan bahwa kuda itu tidak ada di kandangnya. Seluruh desa datang menemuinya. "Orang tua bodoh", mereka mengejek dia : "Sudah kami katakan bahwa seseorang akan mencuri kudamu. Kami peringatkan bahwa kamu akan di rampok. Anda begitu miskin... Mana mungkin anda dapat melindungi binatang yang begitu berharga ? Sebaiknya anda  menjualnya. Anda boleh minta harga apa saja. Harga setinggi apapun akan dibayar juga. Sekarang kuda itu hilang dan anda dikutuk oleh kemalangan".

Orang tua itu menjawab : "Jangan bicara terlalu cepat. Katakan saja bahwa kuda itu tidak berada di kandangnya. Itu saja yang kita tahu; selebihnya adalah penilaian. Apakah saya di kutuk atau tidak, bagaimana Anda dapat ketahui itu ? Bagaimana Anda dapat menghakimi ?".
Orang-orang desa itu protes : "Jangan menggambarkan kami sebagai orang bodoh! Mungkin kami bukan ahli filsafat, tetapi filsafat hebat tidak di perlukan. Fakta sederhana bahwa kudamu hilang adalah kutukan".

Orang tua itu berbicara lagi : "Yang saya tahu hanyalah bahwa kandang itu kosong dan kuda itu pergi. Selebihnya saya tidak tahu. Apakah itu kutukan atau berkat, saya tidak dapat katakan.Yang dapat kita lihat hanyalah sepotong saja. Siapa tahu apa yang akan terjadi nanti ?"
Orang-orang desa tertawa. Menurut mereka orang itu gila. Mereka memang selalu menganggap dia orang tolol; kalau tidak, ia akan menjual kuda itu dan hidup dari uang yang diterimanya. Sebaliknya, ia seorang tukang potong kayu miskin, orang tua yang memotong kayu bakar dan menariknya keluar hutan lalu menjualnya. Uang yang ia terima hanya cukup untuk membeli makanan, tidak lebih. Hidupnya sengsara sekali. Sekarang ia sudah membuktikan bahwa ia betul-betul tolol.
Sesudah lima belas hari, kuda itu kembali. Ia tidak di curi, ia lari ke dalam hutan. Ia tidak hanya kembali, ia juga membawa sekitar selusin kuda liar bersamanya. Sekali lagi penduduk desa berkumpul sekeliling tukang potong kayu itu dan mengatakan : "Orang tua, kamu benar dan kami salah. Yang kami anggap kutukan sebenarnya berkat. Maafkan kami".

Jawab orang itu : "Sekali lagi kalian bertindak gegabah. Katakan saja bahwa kuda itu sudah balik. Katakan saja bahwa selusin kuda balik bersama dia, tetapi jangan menilai. Bagaimana kalian tahu bahwa ini adalah berkat ? Anda hanya melihat sepotong saja. Kecuali kalau kalian sudah mengetahui seluruh cerita, bagaimana anda dapat menilai ? Kalian hanya membaca satu halaman dari sebuah buku. Dapatkah kalian menilai seluruh buku ? Kalian hanya membaca satu kata dari sebuah ungkapan. Apakah kalian dapat mengerti seluruh ungkapan ? Hidup ini begitu luas, namun Anda menilai seluruh hidup berdasarkan satu halaman atau satu kata.Yang anda tahu hanyalah sepotong! Jangan katakan itu adalah berkat. Tidak ada yang tahu. Saya sudah puas dengan apa yang saya tahu. Saya tidak terganggu karena apa yang saya tidak tahu".

"Barangkali orang tua itu benar," mereka berkata satu kepada yang lain. Jadi mereka tidak banyak berkata-kata. Tetapi di dalam hati mereka tahu ia salah. Mereka tahu itu adalah berkat. Dua belas kuda liar pulang bersama satu kuda. Dengan kerja sedikit, binatang itu dapat dijinakkan dan dilatih, kemudian dijual untuk banyak uang.

Orang tua itu mempunyai seorang anak laki-laki. Anak muda itu mulai menjinakkan kuda-kuda liar itu. Setelah beberapa hari, ia terjatuh dari salah satu kuda dan kedua kakinya patah. Sekali lagi orang desa berkumpul sekitar orang tua itu dan menilai. "Kamu benar", kata mereka : "Kamu sudah buktikan bahwa kamu benar. Selusin kuda itu bukan berkat. Mereka adalah kutukan. Satu-satunya puteramu patah kedua kakinya dan sekarang dalam usia tuamu kamu tidak ada siapa-siapa untuk membantumu... Sekarang kamu lebih miskin lagi. Orang tua itu berbicara lagi : "Ya, kalian kesetanan dengan pikiran untuk menilai, menghakimi. Jangan keterlaluan. Katakan saja bahwa anak saya patah kaki. Siapa tahu itu berkat atau kutukan ? Tidak ada yang tahu. Kita hanya mempunyai sepotong cerita. Hidup ini datang sepotong-sepotong".

Maka terjadilah dua minggu kemudian negeri itu berperang dengan negeri tetangga. Semua anak muda di desa diminta untuk menjadi tentara. Hanya anak si orang tua tidak diminta karena ia terluka. Sekali lagi orang berkumpul sekitar orang tua itu sambil menangis dan berteriak karena anak-anak mereka sudah dipanggil untuk bertempur. Sedikit sekali kemungkinan mereka akan kembali. Musuh sangat kuat dan perang itu akan dimenangkan musuh. Mereka tidak akan melihat anak-anak mereka kembali. "Kamu benar, orang tua", mereka menangis : "Tuhan tahu, kamu benar. Ini buktinya. Kecelakaan anakmu merupakan berkat. Kakinya patah, tetapi paling tidak ia ada bersamamu. Anak-anak kami pergi untuk selama-lamanya".

Orang tua itu berbicara lagi : "Tidak mungkin untuk berbicara dengan kalian. Kalian selalu menarik kesimpulan. Tidak ada yang tahu. Katakan hanya ini : anak-anak kalian harus pergi berperang, dan anak saya tidak. Tidak ada yang tahu apakah itu berkat atau kutukan. Tidak ada yang cukup bijaksana untuk mengetahui. Hanya Tuhan yang tahu".

Orang tua itu benar. Kita hanya tahu sepotong dari seluruh kejadian. Kecelakaan-kecelakaan dan kengerian hidup ini hanya merupakan satu halaman dari buku besar. Kita jangan terlalu cepat menarik kesimpulan. Kita harus simpan dulu penilaian kita dari badai-badai kehidupan sampai kita ketahui seluruh cerita.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More